[Berbagi Karya]: Puisi "Medan laga"
Medan laga
Karya: Zakwanul Ghifari
Suara dan pandang mata
Meletakkan mereka di tengah padang
kurusetra
Matahari yang terik menyinari pedang
yang memantulkan bayang bayang surga
dan neraka
Satu tabuhan genderang
Sebelum pedang menciptakan denting
paling indah sekaligus memilukan
Dan tangis menjelma nyanyian selamat
datang bagi kematian
Akankah medan laga itu dialiri oleh dua
darah dengan rasa yang sama?
Tidak,
kutub selatan harus tetap berada di selatan
Kutub utara harus tetap berada di utara
Dan meski mereka tak tahu berada di
kutub yang mana
Pertempuran ini harus diakhiri ketika yang
satu terluka dan yang lain tak lagi merasa
perlu untuk berduka
15 juli 2026
Komentar
Posting Komentar