[Berbagi Karya]: Puisi "Jeda di Paruh Waktu"
Jeda di Paruh Waktu
Sebuah Puisi Tentang Lelah di Tengah Jalan
Karya : Bintang Widya Pratama
Kita belum sampai, tapi kaki tak lagi bertenaga,
Napas memburu di antara ambisi dan realita.
Melihat ke belakang, jalan pulang terlalu jauh,
Menatap ke depan, puncak berkabut membuat runtuh.
Berada di tengah-tengah adalah sunyi yang paling bising,
Saat semangat dan menyerah saling bertingkah asing.
Dunia menuntut untuk terus berlari tanpa henti,
Padahal jiwa berteriak meminta jeda barang sesenti.
"Berhenti sejenak bukan berarti kamu kalah,
Itu hanya caramu mengeja kembali arti arah."
Maka duduklah dulu di tepi jalan yang berdebu ini,
Biarkan lelahmu mengalir bersama angin yang sepi.
Tak perlu dipaksa, tak perlu buru-buru melangkah,
Sebab separuh perjalanan ini pun sudah menjadi bukti kamu hebat, wahai jiwa yang lelah.
Komentar
Posting Komentar