[Berbagi Karya]: Puisi "Anomali Rasa Tanpa Nama"

Anomali Rasa Tanpa Nama

Karya : Helma Ayu Feliana


Bahkan ketika aku mulai mencoba melepas kepergianmu,

selalu ada kerikil-kerikil cinta yang menghalangiku.

Aku mencoba mengikuti alur yang dulu kau inginkan,

padahal aku hanya ingin dicintai layaknya wanita di luar sana.

Namun, kau lebih memilih pergi dan tak kembali.


Entahlah, aku pun tak tahu bagaimana semua ini bisa terjadi.

Di setiap malam, aku terdiam di teras rumah

yang dulu sempat menjadi tempat favorit kita.

Pada ribuan kerlip bintang yang berhamburan,

kutitipkan secercah rindu yang tak pernah usai.


Mungkin saja kini kau sedang bersama wanita lain.

Aku sadar, kisah kita tak pernah terikat dengan jelas,

hanya sebatas dua insan yang saling memiliki rasa.

Namun pada akhirnya, hanya aku

yang terhanyut dalam arus kasih sayang.


Aku benar-benar sadar, semua ini sangat tak mungkin.

Namun hati ini tak mampu mengingkari.

Perjalanan kisah kita cukup panjang,

meski tak pernah ada titik terang di setiap jalan.

Yang tersisa hanyalah pertanyaan-pertanyaan gelap

tanpa jawaban. 


Aku masih tetap menunggu,

menunggu hadirmu selalu,

meski aku tahu

kau mungkin tak akan kembali.


Komentar

Postingan Populer