[Berita Acara]: BASORA 2026
Purwokerto—(26/04) Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia (Himadiksi) Unsoed sukses menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial Masyarakat atau Basora 2026 yang bertempat di Panti Asuhan Budi Rahayu Al-Barokah, Kober, Purwokerto Barat. Program kerja dari bidang Sosial dan Kehumasan ini mengusung tema “Karuna Bhakti Janaseva: Datang Membawa Cerita, Pulang Membawa Makna”. Kegiatan ini hadir sebagai wujud nyata kepedulian sosial mahasiswa serta upaya untuk memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi sesama.
Pukul 09.00 acara dibuka oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Agenda dilanjutkan dengan serangkaian sambutan yang disampaikan oleh Fatma Amalia Adyan selaku Ketua Pelaksana, Baruna Wahyudi Putri selaku Ketua Himadiksi, Bapak Bivit Anggoro Prasetyo Nugroho, S.Pd., M.Pd. selaku Pembina Himadiksi, serta Ibu Intan Indah Puspita selaku pengelola panti. Sebagai simbolisasi kepedulian, dilakukan penyerahan sembako secara simbolis oleh Bapak Bivit Anggoro Nugroho dan penyerahan sertifikat apresiasi oleh Bapak Dr. Memet Sudaryanto, S.Pd., M.Pd. selaku Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Unsoed.
Pukul 09.35, keceriaan mulai terbangun melalui sesi ice breaking yang diikuti dengan antusias oleh anak-anak panti. Acara dilanjutkan dengan sesi mendongeng berjudul “Monyet dan Kura-Kura”. Melalui dongeng ini, para mahasiswa menyampaikan pesan moral mengenai pentingnya kejujuran, sikap saling menghargai dalam persahabatan, serta tidak memanfaatkan kebaikan teman. Untuk menambah keseruan, diselenggarakan pula kuis interaktif seputar isi dongeng dengan berbagai hadiah menarik bagi anak-anak yang berhasil menjawab dengan benar.
Pukul 10.10, kegiatan berlanjut dengan agenda luar ruangan di area Taman Kober. Anak-anak dibagi menjadi lima kelompok dan sebelum perlombaan dimulai, semangat mereka dipacu melalui sorakan yel-yel kelompok yang kreatif. Berbagai perlombaan seperti estafet sarung, bola karet, dan estafet karet berlangsung meriah dan mempererat tali persaudaraan antara panitia dan adik-adik panti asuhan.
Pukul 11.45, seluruh peserta kembali ke panti untuk melaksanakan istirahat, salat berjamaah, dan makan bersama. Usai istirahat, acara diakhiri dengan pengumuman juara, penyampaian kesan dan pesan, serta penyerahan bantuan sembako secara menyeluruh. Sebagai kenang-kenangan yang berkesan, sesi penutupan diisi dengan kegiatan cap tangan dan dokumentasi bersama sebagai simbol ikatan kekeluargaan yang telah terjalin selama kegiatan berlangsung.
Lampiran:
Komentar
Posting Komentar